Rumput yang Bergoyang

Barangkali di sana ada jawabnya
mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

Lirik sederhana dari sebuah lagu yang dinyanyikan Ebiet G Ade. Sepintas lagu ini memang jadul (jaman dulu) dan gak gaul. Yah, memang seperti itu, apalagi kalau dibandingkan dengan lagu jaman sekarang. Yang isinya tentang cinta, anak muda, rindu, sayang, harta, dan lainnya yang kita anggap lebih oke.

Namun, jika kita dengarkan kembali senandung sederhana ini, begitu melekat jika disandingkan dengan kondisi negeri tercinta kita.

Read more

Introduction “Si Kembar”

catatan si kembar

Corat coret, bikin cerpen…

Walaupun bahasanya masih sederhana, ceritanya simple, trus belum terkenal.. celoteh tak pernah menyerah untuk terus menulis.
Iseng – iseng duduk di teras kamar lantai dua saat hujan gemericik ria, ada ragam ide yang muncul di kepala. Merasa sayang kalo dibiarkan melayang didalam benak, merasa sayang dibiarkan hilang tanpa jejak. Akhirnya, saya memutuskan tuk menuliskannya jadi sebuah cerpen.
Saya bukan seorang penulis, atau seorang novelis, cerpenis, dan ‘is’ lainnya. Tapi, saya yakin, dengan kesungguhan dan niat yang tulus, kita bisa membuat tulisan yang baik.
Overall, cerpen sederhana tentang si kembar di pondok raudhah ini, memang bukan cerpen pertama yang saya buat. Ada beberapa cerpen lain yang pernah ditulis di blog ini. Tapi, kali ini saya mencoba membuat sebuah cerpen dengan tokoh yang sama dalam situasi dan permsalahan yang selalu berbeda. Dan.. semoga kisah yang ada didalam cerpen bisa memberikan manfaat yang berguna untuk pembaca.
Moga aja, ada penerbit yang tertarik buat bukunya,,, hehe (ngarep..)

yups, semoga bisa jadi kisah yang menarik untuk dibaca siapa aja…

catatan si kembar

baca yah,,,
salam celoteh

Bebek buruk rupa dan rumah kaca

Sudahkah kita mengenal ‘Siapa’ diri kita sebenarnya?

Dihutan belantara, hiduplah seekor bebek. Ia selalu hidup sendiri, menyendiri, dan kesepian, tanpa teman. Ia dijauhi oleh penghuni hutan karena ia buruk rupa. Wajahnya berbeda dengan bebek yang lain, padahal tubuhnya sama seperti bebek biasanya.

Ia selalu bermimpi mempunyai teman yang sangat banyak, bermain dan bercanda bersama. Tapi, itu semua mungkin hanya khayalan saja. Sekeras apapun ia mencoba bergaul dengan yang lain, yang ia dapatkan hanya ejekan dan sindiran.

Suatu hari, si bebek berjalan di pinggir sungai. Tak sekali pun ia menatap kearah air sungai, karena takut melihat wajahnya sendiri. Seperti ada trauma yang tersimpan dalam hatinya.

Saat sedang asyik berjalan, dia mendengar bunyi – bunyi aneh dibalik belukar. Ia pun pergi untuk memastikan, dan “aaa,,,”, ia terkaget, lalu berlari menjauh. Ternyata yang ia temui adalah seekor ular besar yang ganas. Read more

7 hal Penting yang harus diketahui oleh Blogger

Menurut kamu, Blog itu apa???

celoteh- Pasti ada berbagai macam jawaban tentang arti blog bagi tiap orang. Bagiku, blog ibarat kereta api yang punya banyak gerbong. Satu gerbong untuk penumpang, satu gerbong untuk barang, gerbong lainnya untuk yang lain pula.

Nah, blog pun sama. Satu tempat untuk berita, satu tempat untuk curhatan kita, satu tempat untuk hasil karya kita, dan tempat yang lainnya terserah kita yang menentukan.  Saat orang ingin numpang dikereta kita, ada yang gratis, ada juga yang bayar. Nah, blog juga bisa kita gratiskan kontennya,ada juga yang harus bayar. Sepakat???

Sekarang, celoteh mau bagi – bagi tips, 7 hal penting yang mesti diketahui oleh Blogger, termasuk saya sendiri. Read more

Saat Celoteh lagi sendirian…

Beberapa jam lalu celoteh diam dalam sebuah ruangan. Entah kenapa, hari ini butuh ketenangan untuk menjernihkan pikiran. Seakan terdesak oleh lingkungan. Terikat oleh rantai kapal yang besar dan kuat. Tertindih beban berlipat ganda beratnya. Tubuh celoteh yang kecil ini, merasa, lelah...

Celoteh melamun, menatap atap ruangan nan sempit. Dinginnya AC terasa menusuk ke tulang. Sepi, walaupun diluar banyak orang berkeliaran. Celoteh diam dan tak bisa banyak berkata.

Siapa yang salah, selalu celoteh yang disalahkan. Celoteh berusaha mengerti orang – orang sekitarnya, namun hanya sebagian yang balas mengertikan dirinya. Celoteh tidak sibuk, hanya lemah dalam mengatur aktifitasnya. Read more

Pamanku dan Sekuntum Anggrek di Senja hari…

2 oktober 2010, hari kelabu indonesiaku. Pemalang yang awalnya sepi, kini ramai. Setiap hari, orang – orang datang tuk sekedar melihat atau ikut membantu. Indonesiaku, pilu..

Aku tengah bersiap menanti paman yang lama tak berjumpa. Sepuluh tahun berlalu, apakah dia masih mengingatku, atau sudah lupa.. rasa rindu menyeruak dalam dada, rindu senyum nya yang khas, hidung peseknya, dan janggut tipisnya. Ahh, mungkin sekarang janggutnya udah mulai panjang, tapi hidungnya tak mungkin mancung, hihi.

Pamanku orang yang hebat. Selalu memberikan solusi, terkadang jail juga. Pernah dulu saya sengaja bertanya padanya, “paman, gimana yah supaya kita dikejar – kejar orang yang kita suka?

Read more

Ide itu, gak datang sendiri

Pagi – pagi pergi ke pasar, nyari menyan, ayam hitam, bunga tujuh rupa, lengkap dengan segala macam wangi – wangian. Rencananya,pengen bertapa di kamar selama sebulan penuh. Berharap, moga aja ada ide yang datang.

Jangan norak deh! Mungkin itu kata yang tepat buat orang yang nunggu ide dengan cara seperti itu. Ide itu, gak datang sendiri. Ide itu mesti dicari. Ide itu, bukan barang mahal, tapi barang antik yang butuh usaha untuk menemukannya.

Gunung kan kudaki, laut kan kusebrangi…

Nah, itulah kata yang tepat buat usaha kita nyari ide. Ngelamun gak jelas, bisa bikin kita tersesat dihutan. Tanpa petunjuk, tanpa bekal. Yang ada, kita bisa mati oleh lamunan kita.

Read more