Perkenalkan, namaku Cahaya, tapi aku sering dipanggil Aya. Entah kenapa, mereka senang memanggilku begitu. Tapi, aku juga suka panggilan itu, cahaya kan bersinar dan indah.
Sejak kecil, aku sudah belajar mandiri. Saat masih bayi, aku hidup bersama ibu dan kakak perempuanku. Walaupun hanya bertiga, rumah ku selalu ramai akan canda dan tawa.
Banyak pengalaman unik yang selalu ku alami, dimana saja, kapan saja, bahkan saat tidur sekalipun, ada saja mimpi yang unik. Sayang, kalo itu semua disimpan dalam ingatan, dan hilang begitu saja. Aku pun mulai belajar untuk menuliskan itu semua dalam diaryku.
Awalnya, hanya coba – coba, merangkai kata, merajut pengalaman unik itu menjadi sebuah kisah. Ternyata, setelah beberapa kali menulis, aku mulai terbiasa, bahkan kakak dan ibuku senang dengan cerita yang ku buat. Tak jarang, mereka usul untuk memasukkan nya ke surat kabar, ibuku bilang, “dikumpulkan saja. Kalo sudah banyak, buat buku sendiri, terus di jual. Nanti, uangnya bisa dipakai kuliah”.
Menulis adalah impianku, harapan dan sumber semangat bagiku.
