- Guru adalah orang yg pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar.
- Guru sungguh sebuah profesi mulia krn mengajar orang melafal huruf, menyusun kata & merangkai kalimat.
- Guru juga mengajarkan berhitung agar mampu menghitung usia, uang & hal-hal yg berkaitan dengan angka.
- Pendeknya, guru mengajarkan ‘baca, tulis, hitung’ dengan segala kemampuan yg dimilikinya.
- Begitu mulianya pekerjaan para guru. Di jaman dulu dikenal Guru Oemar Bakri. Di jaman skrg ada Ibu Muslimah.
- Kisah mereka pun akrab di telinga kita. Guru Bakri dengan sepeda bututnya & Ibu Muslimah dengan Laskar Pelanginya.
- Namun, sudahkah para guru mendapatkan balasan setimpal?
- Berapa banyak murid yg telah melukai hati para guru dengan ‘mengerjainya?’
- Guru-guru diberi atribut & panggilan yg dikreasikan dgn sangat tidak sopan oleh para muridnya.
- Ada ‘guru killer’, ‘guru herder’, ‘guru Dono’ (krn giginya tonggos), ‘guru Boneng’, ‘guru genit’, ‘guru …’
- Read more
Tag Archives: cinta
Surat Cinta, Untuk Sahabatku …
Dulu kita sahabat
berteman bagai ulat
berharap jadi kupu-kupu
Kini kita berjalan berjauh-jauhan
kau jauhi diriku karena sesuatu …
—————-
“Hallo … ada apa ?”, jelas sekali aku dengar suaranya mengangkat telepon, setelah dering ringtone kepompong miliknya berbunyi. Melamun sendirian di kursi belakang, begitu teliti ku perhatikan ekspresi mukanya saat mengobrol dengan orang lain nan jauh disana, penuh senyum dan tawa. Dulu, ia seperti itu padaku, namun sekarang … tidak lagi.
Setelah ‘kejadian itu’, tampak ada jarak yang jauh membentang antara kami berdua. Entah, apa karena kejadian itu, atau kejadian yang lain, yang jelas hal ini menyita hari – hari ku untuk memikirkannya. Namun, aku malu menanyakan padanya “kenapa sih, kamu sekarang berbeda ?”.
Sejenak terlintas dalam benak, “ah, mungkin Cuma perasaanku saja …”. Tapi, melihat respon nya saat chat, atau message yang aku kirimkan padanya, jelas sekali ada yang berbeda. Tak se-agresif dulu, bahkan jarang di balas. “pyuh, menyedihkan … padahal, sudah menunggu balasan nya berhari – hari”.
Antara Hatiku dan Hatimu
Sadarilah bahwa setiap hati itu terikat dengan hati yang lain, tak pandang jauhnya jarak, rentang usia, pintar atau bodoh, si kaya dan si miskin, ada benang yang menjembatani satu hati dan hati yang lain.
Pernah kah terlintas dalam benak kita, kenapa pak polisi bisa “mengendus” keberadaan penjahat ?. Tahukah kamu, hati pak polisi terikat dengan penjahat itu. Itulah kenapa, pak polisi bisa “merasakan” kehadiran si penjahat.
Yuk kita gali sedikit, kenapa hati keduanya terikat.
Khitbah ? (Bagian 1)
Kisah ini adalah kisah bersambung, menceritakan tentang seorang muslimah, mahasiswi di sebuah universitas di Bandung. Namanya Azizah Nur Fatimah, gadis berumur 20 Tahun.yang sering dipanggil Izah, cantik dan baik hati, cuma polos banget. Untungnya dia punya empat orang teman yang selalu menjaganya. Wina, Lia, Ayu, dan Icha. Wina dan Lia adalah teman sekosan, sedangkan Ayu dan Icha, beda lokasinya.
Suatu hari, Izah mendapat kabar bahwa dia dilamar seorang mahasiswa di universitas tetangga, yang juga merupakan kakak kelasnya semenjak SMA. Sekelumit kisah terjadi setelah kabar itu sampai ke telinganya, hingga sampai di sebuah keputusan … akhir sebuah cerita cinta.
———————————————————————————————————————
“Aku dilamar ! Tidaakkk”, Izah menjerit, bangunkan Wina yang lelap tertidur. Kemudian terdengar suara hentakan kaki dari luar kamar. Lia berlari dari kamar sebelah, lalu membuka pintu kamar, nafasnya tersengal – sengal.
“Izaaaah … beneran, siapa ?”, tanya Lia.
Wina yang baru terbangun, belum faham situasi yang terjadi. Ia mengusap – usap matanya, sesekali menguap. Dengan nada suara yang berat, ia bertanya “ihhh … napa sih, ribuuut mulu! Berisik tau!”
Make Your Dream, Come True
Setiap orang pasti memiliki impian. Yup, bukan manusia namanya kalo tak punya impian. Gak punya jalan hidup, hilang arah. Banyak sekali impian yang terus tumbuh dalam benak, lihat dokter, pengen jadi dokter, lihat mobil bagus, pengen bagus punya, lihat penyanyi, pengen punya suara yang bagus.
Wajar memang, gak ada salahnya kok. Tapi, sayangnya banyak orang yang hanya bisa bermimpi tanpa ada aksi. Mimpi tanpa aksi sama dengan khayalan, dan khayalan itu gak akan bisa terwujud.
Banyak orang yang terkapar ditengah jalan, merasa lelah, males, hilang semangat, dan kehilangan arah dan tujuan impian itu. Suatu kondisi yang tidak diharapkan oleh setiap dreamer. Namun, itu pasti terjadi, mewarnai dinamika dalam meraih impian.
“Tidak ada masalah yang tanpa solusi”
Setelah beberapa kali mengkaji dan menganalisa permasalahan umum tersebut, saya berhasil menemukan sebuah formula yang bisa menjadi solusi permasalahan itu. Yaitu :
Satu paku, untuk Satu Kata “Marah”…
Sahabat, pernah kita marah sama orang lain ? Banyak kata yang terucap, entah itu ejekan, celaan, sindiran, atau hinaan. Tak jarang isi kebun binatang pun ikut menghiasi kata – kata kita. Namun, dengan mudahnya kita anggap itu hal biasa, “Toh, minta maaf aja beres, tul gak ?”.
Teman, ada seorang anak yang sering sekali marah. Di sekolah, tempat bermain, kepada siapa saja kapan saja. Padahal, temannya tak sengaja melakukan kesalahan. Tetap saja ia marahi.
Sang ayah merasa sedih dan prihatin dengan kondisi anaknya. Perlahan, orang – orang disekitarnya mulai menjauh. Kalau dibiarkan, tak ada seorang pun yang mau jadi temannya nanti. Kondisi ini harus segera dihentikan.
Sepulang sekolah, ayah mengajak anaknya untuk belanja. Hingga mereka tiba disebuah toko material, kemudian membeli sebatang bambu, sebungkus paku, dan sebuah palu.
“Ayah, untuk apa kita beli barang – barang itu ?” tanya si anak.
“oh, ini untuk ayah nak. Ada sesuatu yang harus ayah buat di pekarangan belakang”, jawab ayah dengan bijak.
“Buat apa ayah ?” tanya si anak.
Ayah hanya menjawab dengan sebuah senyuman. Setelah selesai berbelanja, mereka berdua pun pulang ke rumah.
Episode Cinta
Penulis: Abu Saifulhaq Asaduddin
Cinta adalah karunia Allah. Bahkan Allah menciptakan alam semesta ini karena cintaNya. Karenanya alam dan dunia ini adalah lautan cinta. Kekuatannya mampu meluluh lantahkan arogansi diri dan kerendahan materi. Maka bukan tanpa alasan seorang Saini KM menuliskan bait-bait terakhirnya dalam puisi Burung Hijau :
Saat kamu tengadah dan dengan tersipu berkata:
‘Memang, yang terbaik dari diri kita layak disatukan.’
Saya pun mabuk karena manis buah berkah, dan melihat:
Malaikat menghapus batas antara dunia dan akhirat.
Ibnu Qoyyim Al jauziyah pernah berkata tentang arti sebuah cinta : ‘Tidak ada batasan cinta yang lebih jelas daripada kata cinta itu sendiri; membatasinya justru hanya akan menambah kabur dan kering maknanya. Maka batasan dan penjelasan cinta tersebut tidak bisa dilukiskan hakikatnya secara jelas, kecuali dengan kata cinta itu sendiri.
Kenyataannya, sejarah Islam mencatat kisah-kisah cinta manusia-manusia langit dengan tinta emas dalam lembaran-lembaran sejarah peradaban. Sebuah sejarah yang mengartikan cinta bukanlah utopia dan angan-angan kosong belaka dalam sebuah potret realita.
Read more


