celoteh news
Permasalahan yang cukup rumit terjadi didalam tubuh persib. Ketidak-cocokkan terhadap pelatih baru, menjadi semakin parah. Banyak hal yang membuat para pemain kesal, dan mengungkapkan rasa kesal dengan mogok berlatih.
Kedua pihak antara pemain dan pelatih bersikukuh tak mau mengalah, pelatih merasa dia hanya ingin melatih dengan benar dan penuh disiplin, sedangkan pemain merasa pelatih kelebihan dalam penerapan peraturan yang dibuatnya.
Memang, keberhasilan tim dipengaruhi oleh intensitas dan kualitas latihannya, tapi kalau pemainnya sendiri sudah gak sreg dan gak nyaman sama kelakuan pelatihnya, ujung-ujungnya pemain malah cenderung menurun semangat juangnya.
Seharusnya, ini jadi bahan pemikiran pelatih, manajer dan yang lainnya. Saya sendiri heran, padahal kan yang capek “kerja” itu pemain. Kalo pelatih kan, just stand around the field, gak ikut lari –lari di dalam lapangan. Bolehlah, pelatih capek melatih, tapi gak juga jadi diktator, tul gak?
Nah, berikut penuturan pemain persib, Markus Haris Maulana atas ketidak-cocokkannya dengan pelatih baru, Daniel Darko Janackovic.
Pemain sudah tidak cocok dengan pelatih.







