“Nasruddin dan Profesor”

Pada suatu hari, seorang profesor berkunjung ke Desa Hortu. Profesor itu sangat terkenal diseluruh negeri, Konon, dia menguasai berbagai ilmu dengan sempurna. Namun, Nasruddin meragukan hal itu. Dia ingin menguji kehebatan profesor.

Ditemuinya profesor itu, katanya, “Tuan profesor, saya akan mengajukan satu pertanyaan kepada Tuan. Kalau tuan tidak menjawab, Tuan membayar saya sepuluh dirham. Kemudian Tuan boleh mengajukan satu pertanyaan kepada saya. Kalau saya tidak bisa menjawab, saya akan membayar Tuan satu dirham. Syarat itu cukup adil, mengingat Tuan seorang yang terpelajar dan ahli berbagai hal, sedangkan pendidikan saya tidak setinggi Tuan”.

Sang profesor berpikir sejenak, lalu menyetujui usul itu. Nasruddin tersenyum dan mengajukan pertanyaan,.. “Mahluk apakah yang mempunyai tiga kaki?”

Kembali sang Profesor berpikir, kali ini agak lama. Akhirnya dia menyerah. Katanya. “Aku tidak tahu.” Lalu, dia memberi uang sepuluh dirham kepada Nasruddin. Orang-orang yang berkerumun menonton pertandingan itupun ikut berpikir, namun mereka tidak bisa menemukan jawabannya.

Selanjutnya Profesor itu bertanya, “Nah, sekarang giliranku bertanya. Makhluk apa yang berkaki tiga?” “Saya pun tidak tahu, Profesor”, kata Nasruddin sambil segera menyerahkan kembali uang satu dirham, sedang yang sembilan dirham sesisanya dia masukan kekantongnya.(Syaepulloh Rahmat)

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s