Agar Tetap Tersenyum Dalam Menghadapi Masalah

Bisa nggak ya? Jawabannya…pasti bisa!

Masalah adalah sesuatu yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan kita sebagai manusia. Besar kecilnya masalah, berat ringannya masalah tergantung dari masing-masing individu dalam menyikapinya. Sesuatu itu tidak dianggap masalah ketika kita bisa mengendalikannya, namun bagi sebagian orang bisa jadi sesuatu itu dianggap masalah apabila sudah menyusahkan dan bahkan menjadi beban.

Bagi golongan pertama, masalah yang datang dianggap sebagai ujian yang harus dihadapi dan diselesaikan. Namun bagi golongan kedua masalah itu adalah sesuatu yang menyiksa dan membuat menderita, bahkan ada kalanya ingin melarikan diri dari masalah tersebut karena tak sanggup dalam menghadapinya.

Pembaca yang budiman, ada beberapa tips yang bisa dijadikan pegangan dalam menghadapi masalah.

* Mengapa saya diuji?

Ini pertanyaan yang sering terlintas dalam diri kita ketika sedang menghadapi suatu masalah, maka ingatlah:

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. ” (Surah Al-Ankabut ayat 2-3)

* Mengapa saya tidak mendapatkan apa yang saya inginkan? Atau, mengapa saya harus melakukan sesuatu yang saya tidak suka?

Kadangkala kita sangat menginginkan sesuatu dan telah berusaha sedemikian rupa untuk mendapatkannya, tapi toh tetap saja tidak berhasil kita miliki. Kadang pula kita tidak menyukai sesuatu dan telah berusaha menghindarinya tapi tidak bisa. Apabila ini terjadi pada diri anda maka ingatlah:

“…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. ” (Surah Al-Baqarah ayat 216)

* Mengapa ujian seberat ini?

Ketika masalah yang kita hadapi sudah demikian menghimpit, maka mungkin kita akan mengeluh seperti itu. Maka ingatlah:

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya…” (Surah Al-Baqarah ayat 286)

* Mengapa ada rasa kecewa?

Sudah pasti kita akan merasa kecewa apabila mengalami kegagalan. Maka apabila perasaan itu datang maka ingatlah:

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman. ” (Surah Ali ‘Imran ayat 139)

* Bagaimana saya harus menghadapinya?

Dalam kebingungan ketika sedang menghadapi masalah, seringkali kita tak tahu harus berbuat apa. Maka ingatlah:

“ Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung. ” (Surah Ali ‘Imran ayat 200)

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (Surah Al-Baqarah ayat 45)

* Apa yang saya dapat dari semua ini?

Ketika perasaan sia-sia muncul di dalam hati, maka ingatlah:

“Sesungguhnya kalau mereka beriman dan bertakwa, (niscaya mereka akan mendapat pahala), dan sesungguhnya pahala dari sisi Allah adalah lebih baik, kalau mereka mengetahui. ” (Surah Al-Baqarah ayat 103)

* Kepada siapa saya berharap?

Ketika perasaan putus asa dalam menghadapi masalah muncul di dalam diri, maka ingatlah:

“Jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah: “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakkal dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy yang agung.” (Surah At-Taubah ayat 129)

* Saya sudah tak dapat bertahan lagi!

Perasaan putus asa yang tidak tertahankan lagi bisa menyebabkan seseorang melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Apabila anda mengalami hal in maka ingatlah:

“… dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir.” (Surah Yusuf ayat 87)

Niscaya dengan selalu mengingat beberapa firman Allah SWT di atas, insya Allah setiap masalah yang datang akan dapat dihadapi dengan tenang dan tetap tersenyum. Masalah…? No problem!

5 thoughts on “Agar Tetap Tersenyum Dalam Menghadapi Masalah

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s