Aku Hanya Ingin Menulis – Bagian 1 –

Perkenalkan, namaku Cahaya, tapi aku sering dipanggil Aya. Entah kenapa, mereka senang memanggilku begitu. Tapi, aku juga suka panggilan itu, cahaya kan bersinar dan indah.

Sejak kecil, aku sudah belajar mandiri. Saat masih bayi, aku hidup bersama ibu dan kakak perempuanku. Walaupun hanya bertiga, rumah ku selalu ramai akan canda dan tawa.

Banyak pengalaman unik yang selalu ku alami, dimana saja, kapan saja, bahkan saat tidur sekalipun, ada saja mimpi yang unik. Sayang, kalo itu semua disimpan dalam ingatan, dan hilang begitu saja. Aku pun mulai belajar untuk menuliskan itu semua dalam diaryku.

Awalnya, hanya coba – coba, merangkai kata, merajut pengalaman unik itu menjadi sebuah kisah. Ternyata, setelah beberapa kali menulis, aku mulai terbiasa, bahkan kakak dan ibuku senang dengan cerita yang ku buat. Tak jarang, mereka usul untuk memasukkan nya ke surat kabar, ibuku bilang, “dikumpulkan saja. Kalo sudah banyak, buat buku sendiri, terus di jual. Nanti, uangnya bisa dipakai kuliah”.

Menulis adalah impianku, harapan dan sumber semangat bagiku.

Aku memang sempat bilang, “bu, setelah lulus Sekolah, mau kuliah di Kedokteran”. Butuh biaya yang besar memang, tapi, bagiku itu tak masalah. Sudah beberapa tahun aku menabung, mungkin dananya sudah cukup.

Sebelum lulus, aku berniat ingin menerbitkan semua kisah yang aku buat. Biar nanti, bisa di baca semua orang. Semoga, bisa memotivasi, dan memberikan semangat bagi orang lain.

Suatu pagi, mentari bersinar cerah. Hari yang  sempurna bagiku. Dengan penuh semangat, alat tulis kumasukkan kedalam tas. Ku ingat – ingat kembali peralatan yang harus dibawa hari itu. Ya, ini hari terakhir ujian. Setelah ini, masa sekolahku berakhir.

Seperti biasa, ibu dan kakak menanti diruang makan, saatnya sarapan.

“ujian terakhir yah ?, tanya ibuku sambil merapihkan meja makan.

“ ya bu, ini hari terakhir ujian. Esok, sudah bebas … hi hi “ jawabku.

“ kira – kira, lulus gak yah … ?”, ibu bertanya kembali, sambil tersenyum simpul.

“emmm … Aya yakin, bisa lulus. Setiap malam, Aya selalu belajar”, jawabku dengan yakin.

“amin, semoga bisa dapat nilai yang baik”

“aminnnn … Aya yakin, bisa lulus dengan nilai yang baik”

Butiran nasi terakhir, disusul segelas susu manis. Ku ucap hamdalah, kamudian pamit pada ibu dan kakak. Tak lupa, do’a ibu melepas kepergianku.

Ini hari yang spesial, ingin segera sampai kesekolah.

Sambil mengingat – ingat hapalan semalam, ku susuri jalan menuju sekolah. Hingga tiba di perempatan jalan, tampak didepan mata bangunan bercat putih, dengan pohon beringin yang menutupi sebagian gerbannya, yang bertuliskan. SMA HARAPAN 1, rumah kedua ku.

Hari ini jalan begitu ramai, sulit untuk bisa menyebrang. Ku lirik lampu merah yang sudah usang itu, tak lagi berfungsi. Kendaraan melaju dengan seenaknya. Tak jarang, ku lihat beberapa kendaraan yang hampir beradu.

Terpaku di tepi jalan, rawan untuk melintas dalam kondisi ramai seperti ini. Tapi, sebentar lagi sudah masuk sekolah. Kalau sampai terlambat, bisa jadi, ujian hari ini ….

Ah, apapun resikonya, harus segera sampai.

Perlahan kuberjalan diantara kendaraan yang lalu lalang. Tiba – tiba ada sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan yang tinggi. Tampak jelas, mobil itu mengarah kepadaku. Tubuhkku gemetar, tak kuasa untuk menghindar. Dan, bruk

Kurasakan tubuhku terbang melayang, kemudian terhempas di trotoar jalan. Aku masih sadar saat orang – orang berkerumun disekitarku. Sedikit demi sedikit, semuanya menjadi buram, dan semakin gelap, hingga akhirnya aku tak sadarkan diri.

—————-

Bagian 2 ada di : https://dindaagustriyana.wordpress.com/2010/01/12/aku-hanya-ingin-menulis-bagian-2/

14 thoughts on “Aku Hanya Ingin Menulis – Bagian 1 –

  1. semangat siang menjelang sore!

    semakin produktif! sangat bagus dan banyak yang dapat diambil dari sini…..

    salam hangat penuh kasih….

    tetap berkarya….

    nuju tariris yeuh, dibogor hujan wae, keur mah kota hujan, hehehhe….. (tiasa bahasa sunda teu nyah yang empunya blog ini? hehhee)

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s