Metamorfosa CeLoTeh – Deklarasi “Si Kucing”

Setelah sekian lama bertahan dengan tampilan yang seba hijau, kini CeLoTeh berubah menjadi lebih dewasa dan elegan. Alasan kenapa CeLoTeh berubah adalah, karena usia CeLoTeh yang sudah dewasa, ditambah lagi jumlah postingan yang sudah mencapai 141 buah, diantarnya artikel, cerpen, hikmah, dan lain – lain. Template baru yang dipilih memiliki warna dominan Hitam, kenapa harus hitam ? Hitam adalah warna kesukaan ku, sejak dulu sampe sekarang. Juga desain template baru yang minimalis, elegan dan lebih ringan.

Selain tampilan, CeLoTeh sudah mempunyai Logo baru, walaupun sedikit nge-edit dari punya google, soalnya gambarnya keren. Cuma gambar kucingnya kok …😀

Ceritanya Lebih Oke dan Terbaik

Selain logo baru, Dinda Agus Triyana, empunya CeLoTeh mendeklarasikan dirinya sebagai Si Kucing. Itulah kenapa, di logo CeLoTeh ada gambar kucingnya. Kenapa harus kucing ?, begini kisahnya.

Sejak masuk TK sampe sekarang kuliah, Kucing merupakan hewan peliharaan yang selalu ada dirumah. Sudah sekitar 4 kali pergantian kucing dirumah, bukan karena dibuang, melainkan takdirnya sudah tiba. Tapi, dirumah hanya diijinkan kucing jantan, yang betina dilarang tinggal. Salah satu kucing yang paling baik, diberi nama si-ndut. Karena tubuhnya yang gemuk, pemalas, dan senang tidur.

Kucing pertama adalah si-enyin. Dia jagoan di komplek. Tak ada satupun kucing yang berani melawannya. Tapi, dirumah ia begitu manja.

Kucing kedua, si-hitamputih. Kucing ini istimewa, karena senang tidur bareng kelinci, mungkin ia pikir kelinci itu temennya, soalnya warna bulunya sama.

Kucing ketiga, si ndut,  satu – satunya kucing yang menunggu ku setiap pulang sekolah. Ketika ia melihatku di ujung jalan, ia langsung berlari kearahku dan melompat naik ketangan. Tetangga yang melihat pun tersenyum.

Kucing terakhir dan masih hidup sampai sekarang adalah si-enyin 2, soalnya warna bulunya mirip si-enyin pertama. Inilah satu – satunya kucing yang masih bertahan hidup, dan terhitung mempunyai umur yang paling panjang. Dirumah juga ada beberapa kucing pendatang yang sengaja mampir untuk makan, biasanya pagi hari ada sekitar 2-4 kucing.

Nah, oleh karena itu, saya berani mendeklarasikan diri sebagai Si Kucing, tapi, saya bukan kucing. Alasan lain, kucing juga binatang yang disukai Rasulullah SAW, dan binatang yang lucu juga menggemaskan.

Salam kenal buat semuanya, terima kasih sudah mau berkunjun ke gubuk sederhana yang berisik ini, tempat Si Kucing ber- CeLoTeh. Semoga artikel yang di sajikan menarik dan bermanfaat.

Salam CeLoTeh, salam Si Kucing

Minggu, 28 Februari 2010

Dinda Agus Triyana

16 thoughts on “Metamorfosa CeLoTeh – Deklarasi “Si Kucing”

  1. Kucing emang binatang yg lucu, ngegemesn dn manja. Dulu wkt sd d rumah ad 2 kucing kesayangan ibu dn anak (jantan). Kami (bpk, te2h, nita, alm nenek) sgt menyayanginy terutama ucit. Ucit panggilan anakny dn ucung ibuny. Y nita yg ksh nama ucit dn ucung, namany memang kampungan y kn tinggalny jg d kampung. Hampir tiap minggu bpk mandiin ucit. Setiap plg sekolah pzt ucit lg tidur siang brg alm.nenek d kamar. Ucit ma ucung puny tmpt mkn sendiri. Setiap ketemu d jalan nita nyuruh ucit plg dn dia nurut. Pernah ktm d jalan ucit lg ngejar kucing betina, ‘cit uih amengna ulah tebih2 hayu2 uih’ dn dia nurut ikt pulang. Waktu itu gk da sedikitpun rasa takut, jijik bt manja2an ma ucit. Hingga suatu hari nth karena ap ‘lupa lg’ bpk marah sm ucit dn ngucapin kata2 kasar amp dia pergi dr rumah dn gk pernah kembali lg. Bpk nyesel bgt tiap org blg td ktmu ucit disini-disana bpk nyari tp hslny nihil. Ucit gk pernah pulang lg. Km ngerasa kehilangan bgt.
    Beberapa kali bpk mungut lg kucing tp kami gk bs sayang dn nerima kucing itu. Rasa kashn ad tp gk lbh dr itu. Skrg pun mash da kucing d rumah kmren br ngelahirn lg. Rasa sayang bt kucing udah ilang semenjak ucit pergi.

  2. setuju din..
    ngeblog ga boleh berhenti…

    semakin hari, dinda mulai menemukan gaya nya…
    dengan celoteh dan sekarang si kucing..
    salut deh buat dirimu..

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s