WAJAR-kah ?

CeLoTeh : Banyak waktu yang berlalu tanpa makna. Kita merasa hidup begitu singkat, bangun tidur dan tidur kembali. Makan, Minum, Kerja, kuliah, sekolah, atau semua rutinitas itu sering kita lakukan. Dan dengan santai kita anggap itu semua WAJAR.

Namun, jika kita berani bertanya pada diri kita sendiri, WAJAR-kah itu ?

Wajar-kah, kalo hari – hari kita penuhi dengan kesibukan dunia ?
Wajar-kah jika dari 24 jam waktu kita, hanya 1 jam kita isi dengan mengingat-Nya ?
WAJAR-kah, Jika lebih sering mulut ini basah dengan ucapan tak berguna, gossip, ghibah, bohong, namun sayang … jarng berucap Tasbih, Tasmid, dan Takbir ?

Saya terkejut, saat membaca sebuah hadist shahih, Rasulullah SAW, bersabda :

Maukah kalian aku beritahu amalan yang terbaik, paling suci di sisi Rajamu (Allah subhanahu wata’ala), paling dapat mengangkat derajat kalian dan lebih baik bagi kalian dari pada berinfaq dengan gunung emas dan perak serta lebih baik bagi kalian daripada menyerbu musuh lalu kalian memenggal leher mereka?” Para sahabat menjawab: “Tentu wahai Rasulullah.” Beliau melanjutkan: “Yaitu dzikir ke pada Allah SWT.

Kemudian, saya terpaku saat sebuah ayat qur’an menggetarkan gendang telinga, satu ayat dari surat – ali imran ayat 191-,

(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan Kami, Tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka

Dan tertunduk malu, saat sebuah ayat kembali dilantunkan, surat Al-Munafiqun ayat 9,

Hai orang-orang beriman, janganlah hartamu dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian Maka mereka Itulah orang-orang yang merugi.”

Lantas, seorang Ustadz bertanya padaku,
“berapa lama kah dari 24 Jam itu kau sisihkan untuk mengingat-Nya ?”

“berapa banyak kah Asma Rabb-Mu yang suci, kau ucapkan ?”

“Lalu, pantaskah kau Meminta untuk selalu diberikan pertolongan-Nya ? Pantaskah kau Meminta Harta yang banyak ?”

TAPI, perlu kau ingat!!! Walaupun sedikit kita ingat pada-Nya, Allah selalu menjaga kita, tanpa kita tahu. Mengingat kita, saat kita tak ingat pada-Nya, memberikan rezeki yang cukup, saat kita sedikit menyebut nama-Nya.

Aku hanya tertunduk malu, merasa diri ini begitu kecil dan banyak lalai.

37 thoughts on “WAJAR-kah ?

  1. dan sebenarnya setiap gerak langkah kita, baik makan, tidur, jalan, sekolah, bekerja… semuanya bisa bernilai ibadah dengan selalu menyertakanNya dalam lisanmaupun hati kita

  2. Rutinitas terkadang membuat hidup tak bermakna… jika rutinitas yang dilakoni tak berdasar niat untuk ibadah&tujuan yang jelas.. Nikmati hidup dan gapai kebahagiaan dunia maupun akhirat..

  3. Sangat tidak wajar! Waktu berlalu begitu cepat. Rasanya baru kemari tetapi sekarang tanpa terasa sudah punya anak dan isti. sungguh banyak waktu kita sia2kan dan hanya kita habiskan untuk dunia dan hura2. ma’af…sesungguhnya ini untuk saya pribadi.

  4. Salam kenal.
    Datang pertama kali….nice blog.
    Dzikir merupakan kekuatan yang luar biasa, itu yang selalu dijalankan oleh para Nabi dan Wali Allah.
    Kunjung balik ya. Trims.

  5. saya juga pernah baca hadits itu mas
    memang kalau dipikir2 kita ini terlalu banyak menghabiskan waktu hanya untuk duniawi

    terima kasih udah share

    selamat berlibur

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s