Persib News : Pemain Vs Pelatih

celoteh news

dindaagustriyana.wordpress.com

persib

Permasalahan yang cukup rumit terjadi didalam tubuh persib. Ketidak-cocokkan terhadap pelatih baru, menjadi semakin parah. Banyak hal yang membuat para pemain kesal, dan mengungkapkan rasa kesal dengan mogok berlatih.

Kedua pihak antara pemain dan pelatih bersikukuh tak mau mengalah, pelatih merasa dia hanya ingin melatih dengan benar dan penuh disiplin, sedangkan pemain merasa pelatih kelebihan dalam penerapan peraturan yang dibuatnya.

Memang, keberhasilan tim dipengaruhi oleh intensitas dan kualitas latihannya, tapi kalau pemainnya sendiri sudah gak sreg dan gak nyaman sama kelakuan pelatihnya, ujung-ujungnya pemain malah cenderung menurun semangat juangnya.

Seharusnya, ini jadi bahan pemikiran pelatih, manajer dan yang lainnya. Saya sendiri heran, padahal kan yang capek “kerja” itu pemain. Kalo pelatih kan, just stand around the field, gak ikut lari –lari di dalam lapangan. Bolehlah, pelatih capek melatih, tapi gak juga jadi diktator, tul gak?

Nah, berikut penuturan pemain persib, Markus Haris Maulana atas ketidak-cocokkannya dengan pelatih baru, Daniel Darko Janackovic.

Pemain sudah tidak cocok dengan pelatih.

Dia hanya mau semua berjalan seperti cara dia sendiri, kita kan seharusnya kompak. Selain pelatih, pemain harus didengar juga suaranya, apalagi kita sama-sama baru bekerja bersama, istilahnya harus ada pendekatan terlebih dahulu. Selain kemauan dia juga kemauan pemain harus diperhatikan.

Dia juga suka marah-marah ke pemain, pemain minta pendapat malah di jawab “kamu saja jadi pelatihnya”.

Dia buat peraturan, ya ok. Disiplin, boleh. Yang penting pemain bertanggung jawab di lapangan. di timnas juga seperti itu. namun dia terlalu berlebihan. Hampir handphone disita, namun kita tolak, untuk yang sudah punya istri misalnya ada apa2 bagaimana?

TC ini benar-benar seperti di penjara. kita sampai tidak oleh  keluar kamar.

Sebelumnya ada kasus jovo telat datang ke bus waktu mau latihan, ia dulu pernah mengatakan yang telat akan ditinggal, tapi mungkin karena ia temannya, ia suruh tunggu, jika pemain yang telat pasti sudah ditinggal.

Lalu di lapangan, waktu itu Munadi sakit, namun pelatih ingin Munadi main, lalu dokter mengatakan bahwa kondisinya tidak memungkinkan, ia malah mengatakan ke dokter “kamu saja yang main”.

Kejadian pada makan siang itu puncaknya. Tapi intinya bukan hanya masalah yang siang tadi, namun akumulasi dari semuanya.

Setelah makan siang itu semua pemain sepakat tidak mau dia melatih. Memang sebelumnya tidak ada moment, dan kebetulan ada momentum seperti makan siang tadi. Kita bukan mogok, tapi sudah tidak mau dia melatih dan sudah berbicara dengan manajer.

Tadi pertemuan antara pelatih Daniel dengan Nova sebagai perwakilan pemain terjadi lumayan lama dan banyak yang dibicarakan, namun intinya dia ingin para pemain latihan lagi, namun pemain tetap tidak mau latihan. Lalu dia mengancam kalau tidak mau latihan dia akan ngomong ke presiden. Entah siapa yang dia maksud dengan presiden. Kalau direktur utama, itu kan berarti Pa Haji Umuh.

Sewaktu saya di timnas saya mendengar ia pernah menyebutkan kekalahan di palembang karena ada pemain yang sengaja mengalah, ya tidak seperti itu, itu ia hanya membela diri dan mengkambing hitamkan pemain. Masalah kekalahan di palembang harusnya sudah tinggalkan, ini malah selalu diungkit-ungkit. Kita malah tegang.

Saya baru pertama kali menemukan pelatih asing seperti ini. Dari mana ia asalnya juga kita kan tidak tahu, kita masih buta akan pelatih ini. Jika ia memang pelatih bagus seharusnya wartawan juga sudah tahu.

Kedepannya mungkin pelatih diganti, sedangkan Jovo mungkin dipertahankan. Secara kualitas melatih, memang Jovo sepertinya lebih tahu. Latihannya pun lebih bervariasi.

Saya rasa jika ada pergantian pelatih saat ini belum terlambat. Apalagi melihat kualitas para pemain seperti ini tinggal menyiapkan strategi. Nanti juga akan ada Shahril, kita semua tahu bagaimana ia di timnas singapura.

Kita harapkan jovo-robby jadi. Dari pada kita pertahankan ini semua sementara situasi tim sudah seperti ini, akan susah. Sudah tidak nyaman.

Intinya pemain merasa tidak cocok dengan pelatih. dengan sikapnya yang tidak dekat dengan pemain. jika ada ide dari pemain dia tidak mau menerima. Itu cerita yang sebenarnya.

Namun, esok harinya (selasa, 21 september 2010), masalah ini sudah menemui titik terang. Gilang menuturkan bahwa “Sekeras apapun latihan, bagi saya tidak ada masalah, saya pemain professional dan saya akan selalu siap. Tapi di luar lapangan, seharusnya pelatih bisa melakukan pendekatan dengan pemain, masalah utama dari konflik ini bukan masalah pemain yang tidak mau disiplin di saat latihan, namun kurang komunikasinya Daniel terhadap pemain”.

Pernyataan tersebut dikuatkan oleh siswanto yang menyatakan bahwa permasalahan utama adalah kurangnya komunikasi dengan pemain diluar jadwal latihan.

Ia juga menambahkan “Program latihannya menurut saya bagus dan bagi saya disiplin itu perlu, namun pelatih menyamakan budaya di eropa dengan budaya Indonesia yang menurut saya sangat berbeda. Sebetulnya tidak masalah bagi pemain, hanya ia harus mengerti kalau kita pun harus beradaptasi bertahap, tidak bisa langsung.” ungkapnya dengan bawaannya yang tenang.

Memang komunikasi itu sangat penting, karena akan menumbuhkan ikatan emosi antara pemain dan pelatih. Tanpa adanya ikatan emosi yang baik, sulit nampaknya untuk dapat menerapkan aturan yang diterima oleh semua pihak. Ini merupakan PR bersama, karena kalau terlalu berlarut – larut dengan masalah ini, prestasi persib bisa menurun, sedangkan banyak pertandingan yang harus dilakoni beberapa hari kedepan.

Semoga bisa cepet beres, hayu ah, urang sarerea do’akeun, moga masalahna tiasa geura rengse, supaya si maung persib tiasa maen dengan optimal deui, go maung,, hehe, salam ah, ti celoteh.

Punten bilih aya nu lepat,,^^
Mangga, tiasa di comment.. nuhun,

Sumber: simamaung.com

2 thoughts on “Persib News : Pemain Vs Pelatih

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s