Rumput yang Bergoyang

Barangkali di sana ada jawabnya
mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan melihat tingkah kita
yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

Lirik sederhana dari sebuah lagu yang dinyanyikan Ebiet G Ade. Sepintas lagu ini memang jadul (jaman dulu) dan gak gaul. Yah, memang seperti itu, apalagi kalau dibandingkan dengan lagu jaman sekarang. Yang isinya tentang cinta, anak muda, rindu, sayang, harta, dan lainnya yang kita anggap lebih oke.

Namun, jika kita dengarkan kembali senandung sederhana ini, begitu melekat jika disandingkan dengan kondisi negeri tercinta kita.

Pelan namun pasti, alam memberikan jawaban. Akan apa yang telah kita lakukan, atas pohon yang kita tebang, atas bumi yang terus kita gali, atas udara yang kita kotori, atas laut yang tercemar oleh jari jemari kita ini.

Hangat teringat peristiwa besar Tsunami di aceh, entah berapa korban yang ada. Lepas lumpur panas yang tak terhenti sampai detik ini, juga gempa bumi berkali-kali di beberapa belahan negeri.

Beberapa hari lalu, alam kembali bicara dengan bahasa yang lugas dan tegas. Diawali dengan Tsunami Mentawai, dengan ratusan orang terpisah antara raga dan jiwa. Disusul letusan gunung merapi, Yogyakarta yang menimbulkan banyak korban, juga rusaknya bangunan.

Rumah yang dirawat bertahun-tahun, hewan ternak yang dijaga begitu lama, harta yang aman tersimpan, lenyap dalam sapuan awan dan air laut yang meluap. Wedus gembel, nama awan itu, yang menyapu dengan tenang setiap centimeter tanah, pelan membelai orang – orang yang enggan tuk berjuang pergi mengungsi.

Tak lama setelah itu, kita melihat banyak debu menutupi daerah itu, sapi-sapi terpanggang oleh suhu 600 derajat. Rumah-rumah luluh lantak menjadi satu warna, abu-abu, dan puluhan orang menangis pilu.

Siapa yang salah? Aku, kamu, atau awan itu? Haruskan kita bertanya pada Rumput yang Bergoyang?

Ahh, siapapun, ini memang sudah seharusnya terjadi. Apa yang terjadi, terjadilah. Dan pantas untuk kita jadikan bahan evaluasi kita bersama.

Terakhir, saya hanya ingin mengatakan, “itu baru Awan! Ingat, hanya awan

*nanti kan datang yang lebih dari itu, siapkah kita teman?

Lihatlah gambar dibawah ini… (potret negeriku, saat alam bicara padanya)

37 thoughts on “Rumput yang Bergoyang

  1. Selamat sejahtera dinda,
    semoga kalian di sana sentiasa tabah dengan dugaan dan ujian daripada-NYA. Jangan mudah putus asa atau menyalahkan sesiapa di atas bencana ini, yang penting diri sendiri sentiasa beramal dan bersolat mengikut agama masing-masing. Kami di sini sentiasa mendoakan kesejahteraan warga Indonesia dan Malaysia khususnya.

    Salam manis dari penulis blognya Malaysia

    • ya ma…
      begitulah negeriku, disana gimana?

      berharap semoga kita diberikan segala yang terbaik, ketabahan dan kesabaran…. Makasih ya ma, dah ngasih saran dan masukan yang baik….
      Pray For Indoensia

  2. Semua ini akan baik akhirnya andai kita dapat menemukan kebenaran padanya, semoga kita diberi kemudahan untuk mengerti semua yang terjadi di akhir-akhir ini

  3. Semoga kita semua termasuk orang yang Pandai dalam mengambil hikmah dari setiap peristiwa. salah satunya berbagai bencana yang kini telah menimpa negeri kita. Dengan ini kita akan tambah sabar dan berlapang dada dengan keputusan yang sang pencipta berikan.

  4. masih pikir-pikir antara Bencana Alam (gunung meletus,tsunami,badai,gempabumi,puting beliung,tornado,hutan terbakar,cuaca ekstrim,petir,dll.) dan Bencana krn Ulah Manusia (banjir,mutilasi,perang,polusi,kemunafikan,tawuran,korupsi,kebakaran disengaja,seks bebas,aids,keserakahan,pornografi,egoisme,rebutan lahan,aborsi,tnh longsor,tebang hutan,dll.) -> lebih dahsyat mana ?? Bencana Alam atau Bencana krn Ulah Manusia ? tanya pd rumput yg bergoyang .. (Semua adalah cobaan dari sang maha kuasa) by Cpot-Blog.

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s