Pentingnya sebuah Komitmen… (dalam memilih pasangan hidup)

Pentingnya KomitmenKemarin, saya diberikan kesempatan tuk jadi moderator seminar pranikah.. menarik, dan menyenangkan tapi di sisi lain, jadi banyak hal yang harus direnungkan..

Ingin berbagi pengalaman menarik, tentang Tips Memilih Pasangan Hidup, semoga bermanfaat.

Menikah bukanlah hal yang sulit, justru mudah, indah dan insyaAllah penuh berkah. Menikah itu mudah, toh hanya dengan ijab-qabul, saksi, dan rukun lainnya bisa terlaksana. Menikah itu indah, buktinya tampak wajah lega dan bahagia pasangan saat acara pernikahan. Menikah itu berkah, karena ada banyak orang yang bisa menikamti hidangan yang kita sajikan, gratis pula.. begitukah?

Gak salah memang, tapi gak se-simple itu juga.. banyak yang acara pernikahannya ramai, tak kemudian keramaian lebih saat pasangan itu cerai. Ya toh?

Tahapan yang paling penting sebelum sampai pelaminan, adalah Memilih Pasangan Hidup.

Seorang pria cenderung memilih calon pasangan yang cantik. Hal ini tidak salah, justru baik. Namun, bukankah kecantikan itu akan memudar. Juga sebaliknya, seorang wanita memilih yang tampan, dan ketampanan pun juga kan luntur.

Atau, pasangan yang mapan dan memiliki harta yang banyak. Padahal setiap keping uang kita, hanyalah titipan, pasti kan diambil kembali.

Atau, memilih pasangan karena cinta. Ya, cinta memang penting. Tapi, hidup berumah tangga bukan hanya setahun, atau dua tahun. Melainkan selamanya sampai akhir hayat, dan cinta itu bisa naik juga turun. Tak stabil. Maukah pasangan hidup kita ada disamping kita saat cinta-nya turun?

Dengan dalih atas nama cinta bukan berarti pernikahan menjadi sebuah keuntungan sesaat yang merugikan salah satu pihak. Membohongi pasangan dengan alasan takut menyakiti orang yang dicintai bukanlah sebuah alasan yang tepat.

Lalu apa sebenarnya yang harus diutamakan dalam memilih pasangan?

Bukan berarti melupakan kecantikan, harta dan kekayaan, juga cinta. Tapi, satu hal yang menjadikan hidup berpasangan bisa bertahan adalah Komitmen.

Carilah pasangan hidup yang mau ber-Komitmen dengan kita. Rela tuk bersama saat sedih dan senang, dalam segala kondisi. Walau wajah tak lagi cantik atau tampan, walau harta hanya tinggal beberapa keping uang logam, tak peduli beratnya rintangan. Kalau dengan landasan Komitmen, semua itu pasti kan berlalu.

Pernikahan adalah sebuah komitmen, ada aturan yang mengikat. Landasan cinta menuntut agar para pelakunya rela dan senang hati mengesampingkan kepentingan pribadi demi tercapainya ikrar dan tujuan bersama. Kepentingan bersama untuk meraih kebahagiaan.

Pentingnya sebuah Komitmen hendaknya menjadi modal utama kita dalam memilih pasangan hidup kelak.

Lalu, bagaimana cara mengetahui Komitmen calon pasangan kita?

Satu cara untuk melihat betapa besar calon pasangan kita memegang teguh sebuah Komitmen adalah dengan melihat ketekunannya dalam beribadah.

Bukankah tuk mendirikan shalat lima waktu juga butuh komitmen yang tinggi. Bukankah tuk shaum juga butuh Komitmen. Dan hal lainnya, sedekah butuh Komitmen, baca Qur’an juga butuh Komitmen, silaturahim juga butuh Komitmen.

Kalau calon pasangan kita sudah melakukan hal itu semua dengan baik, boleh jadi dialah calon yang terbaik untuk kita. Dan jangan lupa, saat akan menjelang Khitbah, tanyakan kembali padanya tentang Komitmen-nya dalam menjalani kehidupan bersama kelak. Lihat jawaban yang ia berikan, dan cara menjawabnya.

Terakhir, serahkan semua pada Allah, yang maha Kuasa atas segala sesuatu. Dirikanlah shalat Istikharah, dan mintalah petunjuk tuk diberikan yang terbaik.

Ingat! Semua yang terbaik untuk kita, hanya Allah yang tahu. Apa yang menurut kita baik,  belum tentu baik menurut pandangan-Nya.

Rabbana hablana min azwajina wadzurriyatina qurrata a’yun waj’alna lil muttaqina imama

Maaf atas segala khilaf, semoga bermanfaat..

Celoteh

3 thoughts on “Pentingnya sebuah Komitmen… (dalam memilih pasangan hidup)

  1. Assalamu’alaikum..
    lama juga saya tdk brkunjung ksini.. tulisannya makin mantap..🙂
    oya, ngomong2 soal memilih pasangan, secara umum hak memilih ada pada pria, dan hak menolak/menerima ada pada wanita (umumnya gitu)..
    namun sayangx nih, pria yg memegang hak memilih ini kadang kurang adil (mnurut saya).. mereka(kebanyakan)lebih tertarik untuk memilih akhwat yg good looking.. kalo mereka gak dapat, baru deh nyari yg biasa2..
    Buktinya nih, kebanyakan akhwat yg kategori “good looking” paling bnyk diincar tuk khitbah.. satu ditolak, sepuluh dah pada ngantri buat mencoba tuk khitbah..
    Sementara akhwat yg “biasa” aja, banyak yang usianya hampir mendekati 30an blm jg ada yg mengkhitbah.. skali ada yg khitbah, eh di tengah jalan ikhwan2nya pada mundur..

    emang sih, jodoh qta dah diatur waktu, tempat, dan orangnya.. tp, ya bwt introspeksi aja bagi para ikhwan, komitmen dakwahnya dilihat lagi, “menyejukkan pandangan” itu gak berarti harus cantik.

    *maaf ya commentnya jadi panjang.. hehe🙂

    • hai eren,lama tak jumpa..
      begitulah kondisi yang ada..

      saya sebagai ikhwan tak bisa menafikan hal itu. Memang tampilan selalu jadi pengaruh besar seseorang dalam memilih pasangan..

      namun, janji-Nya jelas akan terjadi.. suatu saat nanti akan datang seorang pendamping yang menerima kita apa adanya…

      #sayapunberharapbegitu

      terima kasih atas tanggapannya.. ^^

  2. Bukankah kalau tidak salah ada sebuah hadist yang intinya menganjurkan kita untuk memilih pasangan hidup dengan mempertimbangkan harta, keindahan fisik, keturunan, dan akhlaknya,,
    dan yang paling utama adalah akhlak. jika akhlaknya baik insyaAllah yang lain-lainnya dapat diterima..
    saya rasa ini senada dengan isi tulisan mbak…

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s