Laa Tahzan, Innallaha Ma’ana

Semesta bertasbih padaMu
Sucikan dirimu lafadzkan asmaMu
Gunung-gunung bintang makhlukMu
Mentari rembulan tunduk taat padaMu

–Lirik dari Opick: Semesta Bertasbih

Laa Tahzan

(celoteh)- Ibarat penumpang kapal, yang sedang diterpa masalah dan kesulitan. Masalah datang seperti gemuruhnya ombak di lautan, berduyun-duyun, sambut menyambut bergantian tanpa henti, ditambah kesuliatan menerpa sekencang tiupan angin. Mampukah kita tetap bertahan?

Betapa banyak orang yang menjadi sesat dan putus asa, saat masalah datang menyapa. Lalu mengambil berbagai cara untuk menyelesaikan masalahnya. Seperti halnya seorang pengembara yang tersesat di padang pasir, gersang, panas tanpa arah yang jelas. Bisakah kita menemukan arah yang benar?

Saat kita kehilangan rumah yang kita cintai, mobil kesayangan, atau ditinggalkan oleh orang-orang terdekat kita karena sebuah musibah dan bencana. Bisakah kita tetap tersenyum? Bisakah kita tidak bersedih? Bisakah kita tetap ceria?

Ratusan, bahkan Ribuan cara sudah ditempuh demi mencari solusi dari masalah yang dihadapi, namun tak kunjung jua ditemukan jalan keluar. Semakin lama terasa semakin sempit, harapan pun memudar, tak ada lagi jalan pintas, semua terasa buntu dan tertutup. Bumi menjadi sempit, penuh dan sesak oleh permasalahan hidup yang semakin menumpuk. Beban semakin berat menindih.  Sanggupkah kita menemukan solusi atas itu semua?

Jawabannya, YA, PASTI BISA.

Kenapa?

Karena kita yakin, ombak dan angin kencang datang atas ijin-Nya. Padang pasir yang luas pun, tidak bisa menandingin luasnya pandangan-Nya.  Bukankah orang-orang yang kita cintai, harta yang kita miliki adalah titipan saja, yang suatu saat pasti akan diambil kembali oleh yang Maha Memiliki segalanya.

Saat masalah datang begitu dahsyatnya,jangan dulu menempuh ratusan, ribuan, bahkan miliyaran langkah untuk mencari solusinya..  sebelum kita menyerahkan dan memohon bantuan dari Allah, pemilik alam semesta dan seluruh isinya.

Benar kata seorang tokoh, “Ribuan langkah itu dimulai dari satu langkah pertama”. Dan langkah pertama sebelum ribuan langkah kita tempuh dalam mencari solusi masalah yang sedang kita hadapi adalah dengan memohon bantuan Allah.

Dalam buku Laa Tahzan :

Ketika laut bergemuruh, ombak menggunung, dan angin bertiup kencang menerjang, semua penumpang kapal akan panik dan menyeru: “Ya Allah!

Ketika seseorang tersesat di tengah gurun pasir, kendaraan menyimpang jauh dari jalurnya, dan para kafilah bingung menentukan arah perjalanannya, mereka akan menyeru: “Ya Allah!

Ketika musibah menimpa, bencana melanda, dan tragedi terjadi, mereka yang tertimpa akan selalu berseru: “Ya Allah!”

Ketika semua cara tak mampu menyelesaikan, setiap jalan terasa menyempit, harapan terputus, dan semua jalan pintas membuntu, mereka pun menyeru: “Ya Allah!”

Ketika bumi terasa menyempit dikarenakan himpitan persoalan hidup, dan jiwa serasa tertekan oleh beban berat kehidupan yang harus Anda pikul, menyerulah:”Ya Allah!”

Setiap ucapan baik, doa yang tulus, rintihan yang jujur, air mata yang menetes penuh keikhlasan, dan semua keluhan yang menggundahgulanakan hati adalah hanya pantas ditujukan ke hadirat-Nya.

Setiap dini hari menjelang, tengadahkan kedua telapak tangan, julurkan lengan penuh harap, dan arahkan terus tatapan matamu ke arah-Nya untuk memohon pertolongan! Ketika lidah bergerak, tak lain hanya untuk menyebut, mengingat dan berdzikir dengan nama-Nya.

Dengan begitu, hati akan tenang, jiwa akan damai, syaraf tak lagi menegang, dan iman kembali berkobar-kobar. Demikianlah, dengan selalu menyebut nama-Nya, keyakinan akan semakin kokoh.

2 thoughts on “Laa Tahzan, Innallaha Ma’ana

  1. subhannallah….Hanya KepadaNya kita menyerahkan sgala permasalahan hidup…Dia Pemilik alam semesta beserta isinya…minta KepadaNya…insya Allah akan diberikan jalan keluar yang penuh kebahagiaan..Amin

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s