Guruku…

  1. Guru adalah orang yg pekerjaannya (mata pencahariannya, profesinya) mengajar.
  2. Guru sungguh sebuah profesi mulia krn mengajar orang melafal huruf, menyusun kata & merangkai kalimat.
  3. Guru juga mengajarkan berhitung agar mampu menghitung usia, uang & hal-hal yg berkaitan dengan angka.
  4. Pendeknya, guru mengajarkan ‘baca, tulis, hitung’ dengan segala kemampuan yg dimilikinya.
  5. Begitu mulianya pekerjaan para guru. Di jaman dulu dikenal Guru Oemar Bakri. Di jaman skrg ada Ibu Muslimah.
  6. Kisah mereka pun akrab di telinga kita. Guru Bakri dengan sepeda bututnya & Ibu Muslimah dengan Laskar Pelanginya.
  7. Namun, sudahkah para guru mendapatkan balasan setimpal?
  8. Berapa banyak murid yg telah melukai hati para guru dengan ‘mengerjainya?’
  9. Guru-guru diberi atribut & panggilan yg dikreasikan dgn sangat tidak sopan oleh para muridnya.
  10. Ada ‘guru killer’, ‘guru herder’, ‘guru Dono’ (krn giginya tonggos), ‘guru Boneng’, ‘guru genit’, ‘guru …’
  11. .… guru banci’, ‘guru gino (gigi nongol)’, ‘guru sadis’, ‘guru dinosaurus’, dan guru … guru lainnya.
  12. Guru juga manusia biasa, ia bisa khilaf, marah & terkadang menghardik, namun tugas mereka tetap mulia.
  13. Profesi guru ternyata tidak memberikan kepuasan materi. Gaji mereka kecil & terkadang tidak cukup untuk kehidupan sehari-hari.
  14. Gaji yg didapat, jika hanya mengajar, tidak akan membuat mereka mampu berlibur ke pantai, menikmati angin sepoi-sepoi.
  15. Sekolah mereka tinggi untuk bisa berprofesi sebagai guru, namun ternyata tidak sebanding dengan penghasilannya.
  16. Kepuasan materi tidak mungkin didpat, yang ada hanyalah KEPUASAN BATIN.
  17. Sayangnya, kepuasan batin tidak bisa membuat keluarga mereka menahan kebutuhan sandang, pangan & papan.
  18. Pagi-pagi sekali mereka harus pergi meninggalkan keluarga, melebihi jam kantor biasa.
  19. Di kelas, menghadapi beribu macam karakter & kebiasaan murid2nya yg membuatnya harus beradaptasi.
  20. Segala macam keributan dan kegalauan para muridnya pun harus didengar & diberi solusi.
  21. Belum lagi mempersiapkan materi mengajar & mengoreksi PR para muridnya.
  22. Belum lagi menghadapi orang tua murid yang tidak bijaksana dan tahunya marah-marah karena anaknya kena hukuman.
  23. Ditambah lagi menghadapi murid yg nakalnya melebihi anaknya sendiri.
  24. Segala upaya pun dikeluarkan untuk mengatasi masalah yg muncul di sekolah.
  25. Menghukum murid bisa mengancam profesi krn kuasa org tua terkadang melebihi kuasanya sbg guru.
  26. Tidak jarang mereka menangis tersedu di sudut ruangan guru.
  27. Tidak jarang pula mereka meratapi nasib yg seolah tidak pernah berpihak pada mereka.
  28. Ada yang bahkan merasa mengapa terperangkap dalam ‘penjara pekerjaan’ yang tidak pernah membebaskannya.
  29. Ingin berhenti namun CINTA kpd murid2nya membuat mereka bertahanan.
  30. Yg belum pernah menjadi guru sulit untuk mengerti poin di atas (mereka sulit meninggalkan murid2nya karena CINTA)..
  31. Derita demi derita harus mereka tanggung & jadikan hikmah kehidupan semata.
  32. Begitu pulang ke rumah di sore hari, ada seberkas kelegaan di hati.
  33. Namun, kelelahan fisik & mental yg luar biasa itu akhirnya mau tdk mau mengurangi kualitas kesegaran pikiran di rumah.
  34. Putra-putri sendiri seperti anak titipan. Karena mereka lbh lama bersama murid-muridnya di sekolah.
  35. Sedemikian besar cintanya pada profesi, hingga kelelahan fisik terbayar tunai jika ada murid yg BERPRESTASI.
  36. Semua terbayar tunai saat murid-muridnya semakin pintar dan berakhlak mulia.
  37. Karenanya, gelar ‘Pahlawan Tanpa Tanda Jasa’ tidak berlebihan disandangkan pada guru yg mengabdi dengan kasih.
  38. Jika sudah demikian, masih pantaskah caci-maki & hinaan dialamatkan kepada guru?
  39. Sampai hatikah kesucian & ketulusan hati para guru dibalas dengan canda tawa penghinaan?
  40. Mereka telah mengorbankan banyak hal: kepentingan keluarganya & diri sendiri..
  41. Marilah segera sadar bahwa kasih guru sungguh luar biasa. Memberikan ‘jendela’ utk mengintip dunia.
  42. Jasa guru tidak akan terbalaskan dengan materi setinggi apa pun karena bukan itu yg menjadi tujuan utama.
  43. Jika materi yang menjadi tujuan utama, mungkin bukan guru profesi yg ditekuni.
  44. Karena ada kebahagiaan batin-lah profesi guru dipilih.
  45. Yang para guru harapkan di suatu hari adalah ketika murid2nya BERHASIL & berkata, ……….
  46. ‘Inilah Guru yg Membuat Aku Seperti Ini.’
  47. ‘I LOVE YOU, GURU….’

sumber : facebook/seseorang

7 thoughts on “Guruku…

  1. bagi seorang guru wanita, no. 34 sering jadi dilema…inilah yang sering terjadi saat ini, karena kesibukan di sekolah (apalagi full-day school) anak-anak sendiri dititipkan ke Tempat Penitipan Anak atau diserahkan kepada pengasuh. Anak-anak sendiri malah merasakan kurang perhatian dari ibunya, kurang mendapatkan didikan yang tepat dari sang ibu. Dilema ibu bekerja, antara tuntutan profesi dan keluarga..jangan sampai salah satunya terabaikan..🙂

    • memang benar, banyak kasus seperti itu, banyak guru yang mengeluh karena sedikitnya waktu bermain dengan anaknya..
      tapi dari ada beberapa sekolah yang menyediakan tempat khusus penitipan anak disekolahnya, itu semua inisiatif dari guru-guru serta kepala sekolahnya. Jadi, saat waktu istirahat atau jam kosong, guru ybs bisa bermain dengan anaknya disekolah.. selain itu, ini layanan gratis, karena semua biaya perawatan anaknya disekolah ditanggung oleh sekolah… semoga menjadi inspirasi…

  2. Walau dielukan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, diluar sana masih banyak guru2 yang kesulitan
    Semoga pemerintah memperhatikan nasib para pendidik bangsa ini terutama mereka yang ada di pedesaan dan daerah perbatasan..

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s