Beruang Cap Panda

beruang cap panda

beruang cap panda

Nah, kali ini celoteh mau cerita soal seekor beruang yang ingin jadi panda..

Disebuah hutan, ada seekor Beruang besar, ganas dan menakutkan. Kukunya tajam menonjol, taring nya nampak jelas digelapnya malam, mata hitam kelam mematikan. Dia Beruang yang paling kejam yang pernah ada.

Namun, suatu hari, si beruang bermimpi untuk merubah dirinya. Ia ingin pergi ke kota yang penuh dengan kupu-kupu agar bisa berbuat baik disana. Tapi, dengan penampilannya sekarang, mustahil dia mewujudkan impiannya itu, pasti kupu-kupu itu takut dan lari saat melihatnya.

Dia pun berpikir, mencari cara supaya bisa berkeliaran dengan bebas di kota, membantu kupu-kupu tanpa menakutinya. Akhirnya dia teringat seekor binatang nan lucu, disukai banyak kupu-kupu, juga seukuran dengan dirinya. Dia memilih untuk merubah penampilannya menjadi seekor Panda.

Dengan berbagai cara, akhirnya si Beruang pun berhasil merubah penampilannya, ia nampak seperti seekor Panda yang baik. Segera ia keluar dari hutan, menuju perkotaan.

Ternyata benar, di kota, dia disambut gembira. Segerombolan kupu-kupu menyapanya, mengelilinginya, bahkan bermain bersamanya. Beruang yang menyamar jadi Panda itu bahagia sekali bisa bermain bersama kupu-kupu.

Tak jarang si Beruang membantu kupu-kupu dalam berbagai hal. Dia pun senang menceritakan berbagai macam cerita yang menarik. Sampai tak terasa hari berganti hari, si Beruang pun larut dalam kebersamaan.

Namun.. suatu ketika saat si Beruang bermain dengan seekor kupu-kupu nan cantik, ia tak tahu kalau cakarnya yang tajam tiba-tiba menonjol keluar. Dan suatu peristiwa pun terjadi. Kuku si Beruang, merobek sayap kupu-kupu nan cantik itu. Si kupu-kupu menangis, dan berlari pulang.

Si Beruang merasa menyesal atas perbuatannya, ia pun berusaha untuk mendatangi rumah si kupu-kupu, namun tak ada hasilnya. Ia mencoba mengirim pesan lewat tiupan angin malam, tetap sama, tak ada balasan. Si kupu-kupu tidak mau lagi bertemu dengannya, karena ia tahu, sosok dibalik lucunya panda itu adalah Beruang yang jahat.

Menit, jam dan hari terasa berat bagi si Beruang. Ia menangis di malam hari, dan merenungi serta menyesali kesalahannya. Segala usaha sudah ia lakukan, namun sepatah kata maaf pun tak terucap.

Akhirnya, si Beruang itu memutuskan untuk pergi menjauh, kembali ke hutan. Ia berharap dengan begitu, si kupu-kupu bisa bebas bermain dan tersenyum lagi. Si Beruang berjalan dengan langkah berat, kembali ke hutan yang kelam. Ia sadar, walau bagaimanapun ia tetaplah Beruang yang jahat dan kejam.

Tapi, jauh didalam lubuk hati si Beruang, ada rasa bersalah yang begitu besar. Ia ingin membalas semua kesalahannya pada si kupu-kupu, namun sulit rasanya.

Ia pun duduk di tengah hutan, dan berbicara kepada bulan..

wahai bulan nan indah, mau kah kau membantuku, si Beruang yang kejam ini?

Sang dewi malam menoleh, “Ya, apa yang bisa saya bantu, Beruang?

Duhai bulan nan indah, ada seekor kupu-kupu di kota itu yang tidak sengaja aku lukai sayapnya. Dia takut untuk bertemu denganku, padahal aku ingin sekali meminta maaf kepadanya. Aku juga ingin membalas semua kesalahanku. Oleh karena itu, bisa kah kau menjadi teropong bagiku, aku ingin kau mengawasinya, juga melaporkan segala aktifitasnya kepadaku, jika ia sedang kesulitan, aku ingin membantunya sekalipun tak bisa bertemu dengannya..

Beruang sahabatku, alangkah kasihannya dirimu. Baiklah, aku bantu kau semampuku, aku awasi kupu-kupu itu, dan aku laporkan setiap masalahnya padamu, agar kau bisa membantunya. Tapi, bagaimana cara kau membantunya? Kau kan tidak bisa bertemu dengannya?”, Tanya sang dewi malam.

Soal itu, aku akan kirimkan capung, kumbang, dan beberapa sahabatku untuk membantunya. Jika mereka sedang sibuk, aku kan bantu dia dengan do’aku

Sang dewi malam tersenyum, “Kau memang Beruang yang baik

Si Beruang menunduk, sambil berbisik ia berkata, “Tidak, aku Beruang yang kejam, dan akan selalu seperti itu

Mulai hari itu, si beruang tak lagi mau ke perkotaan. Ia menghabiskan waktunya untuk memperbaiki diri. Ia ingin bisa menjadi Panda yang sebenarnya, bukan Beruang yang jahat dan kejam.

Dengan bantuan bulan, dia berusaha untuk membantu si kupu-kupu, sekalipun si kupu-kupu tak tahu bahwa si beruang selalu berusaha membantunya.

Satu yang si Beruang inginkan, senyum bahagia si kupu-kupu… yang sudah lama tak nampak darinya..

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s