Semut Hitam

antdd9Seekor semut hitam, sedang diam di depan sebuah rumah nan indah. Ia terpaku melihat betapa indahnya rumah itu. Ia bermimpi untuk masuk kesana, dan bisa menikmati makanan mewahnya.

Setelah lama menanti, datanglah seekor jerapah. Dia tinggi, bulunya tipis dan bersih, berwibawa, dan tentunya dia baik. Si Jerapah mengajak Semut hitam untuk masuk ke dalam rumah itu.

Ahh,, benarkah aku boleh masuk kesana?”, Tanya Semut hitam.

Yah, tentu saja kau boleh

Tapi..”, si Semut hitam melihat tubuhnya, ia kotor, pakaiannya lusuh, dan hitam. “Bukannya itu tempat untuk orang-orang sepertimu? Aku.. tidak layak masuk kesana..”, kata Semut hitam, sambil menunduk.

Si Jerapah berkata dengan pelan, “Tidak apa-apa,kau boleh masuk kesana, itu rumahku

Betapa senangnya si Semut hitam, matanya berbinar memancarkan rasa kagum atas kebaikan si Jerapah.

Akhirnya si Semut hitam pun masuk kedalam rumah. Disana ia bertemu dengan banyak sekali hewan. Ada kelinci yang lucu, matanya biru cerah. Kijang yang gagah, tanduknya menjulang tinggi bak mahkota raja. Zebra dengan warna bulunya yang khas, asyik menyisir setiap helaiannya. Dan yang lainnya.

Si Semut hitam terpesona karena didalam rumah itu ada banyak sekali hewan nan indah. Senang rasanya jika ia bisa bersahabat dengan mereka. Tapi, si Semut hitam heran, ada satu hewan yang belum ia temui, ia pun bertanya pada si Jerapah, “Hai Jerapah, disini ada banyak sekali hewan, tapi kemana Beruang?”.

Si Jerapah menoleh, “Oh, Beruang sedang sibuk mencari kayu bakar di hutan

ohh,, begitu yah..”, balas Semut.

Setelah berkenalan dengan semua hewan disana, si Semut Hitam diberikan sebuah kamar. Tidak terlalu bagus, Cuma lumayan untuk seukuran hewan seperti dirinya. Ia merasa nyaman disana. Ada banyak makanan, hiburan, juga teman.

Waktu berlalu, si Semut hitam mulai merasa berbeda. Entah kenapa ia lebih senang menyendiri. Entah kenapa ia merasa ada jarak yang jauh dengan hewan yang lainnya. Ia merasa berbeda karena hanya dirinya lah yang kecil, hitam dan lusuh.

Bahkan, si Kelinci bermata biru, yang awalnya sangat baik, sekarang sudah mulai sama dengan yang lainnya.

Akhirnya, setelah merenung dan berpikir lama. Si Semut hitam memutuskan untuk pergi dari rumah itu. Ia pun meminta ijin pada si Jerapah pemilik rumah untuk pergi.

Dan si Semut hitam pun kembali ke semak-semak tempat ia berada. Dari jauh, dia melihat rumah mewah itu untuk terakhir kalinya. Tapi ia tidak pergi untuk lari, melainkan ia pergi untuk membuktikan bahwa dia pun bisa menjadi seperti penghuni rumah itu.

6 thoughts on “Semut Hitam

  1. Saya yakin si Semut memang bisa menjadi seperti penghuni rumah itu. Tapi tentu lebih hebat lagi jika si semut nanti bisa membangun rumah seperti itu yang dapat menaungi hewan-hewan lain yang membutuhkan rumah untuk berlindung🙂

  2. Still others work at the cellular level to initiate healthy
    changes in our bodies. Assuming this is the case, we determinedly sway you to read the whole page.
    For your self-guidance, are able to go through top quality
    weight loss product reviews and are allowed to know upon the most-sought after available inside the market from the reputed pharmaceutical brands.

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s