This Wordly life has an End

Terkadang, saat mengingat kematian, hidup terasa lebih cepat. Sulit rasanya mengingat semua memori selama kita hidup, tapi sangat mudah membayangkan seperti apa akhir kita nanti. Setidaknya ada sedikit amalan yang bisa kita jadikan bekal nanti, dan setumpuk dosa yang akan memberatkannya. Atau semoga saja sebaliknya.

Saat masalah datang, lalu entah kenapa tak kunjung selesai.. sudahlah… berhenti mencari penyelesaian masalah dan mulai mengerjakan hal lain yang bermanfaat, mungkin rasa jenuh mencari solusi bisa diselesaikan dengan kegiatan positif yang kita lakukan, lalu perlahan solusipun muncul.

Hidup tidak untuk selamanya, kaya tidak untuk selamanya, miskin juga, masalah juga, semua pasti memiliki akhir.. selamat menjalani.

Apa pendapatku tentang artikel ini?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s